Pelajaran dari Pertandingan Melawan Jago-Rams

by Fikri

Pada tanggal 2 Februari kemarin Jakarta Banteng memulai turnamen Jakarta XV series dengan hasil yang kurang memuaskan. Pada pertandingan pertama, Banteng terpaksa mengakui kemenangan Jago – Rams (Gabungan Jago Dulu dan Bandung Rams) dengan skor akhir 17 – 0. Kita belajar banyak dari Jago – Rams pada game ini, terutama tentang hal terpenting dalam game rugby, yaitu pertahanan yang bagus.

Akan susah menggambarkan betapa pertandingan itu berjalan. Coba bayangkan kondisi lapangan rugby di ISCI yang selama satu hari penuh diguyur hujan besar sehingga  lapangan rumput itu menjadi kubangan lumpur yang sebesar lapangan rugby. Game pertama antara Jakarta Komodo dengan JJRG juga memperparah kondisi lapangan sehingga kita bermain di tengah-tengah kubangan lumpur.

Beberapa pemain banteng juga tidak bisa hadir dan juga ada yang telat datang ke lapangan. Tapi Banteng tidak pernah mengendorkan semangat. Kita sudah tau bahwa kita akan bermain di kondisi lapangan yang tidak akan baik untuk siapapun. Setelah peluit wasit berbunyi, dalam hitungan menit semua pemain sudah tidak bisa dibedakan lagi berasal dari team yang mana. Semua pemain sudah benar-benar ditutupi oleh lumpur. Susah berlari, bola sangat licin, dan bahkan pertandingan harus sering dihentikan karena pemain harus membasuh muka agar lumpur tidak masuk ke mata. Tapi semangat juang Rugby dari kedua team terasa sangat tinggi dan seluruh penonton bisa merasakannya.

IMG_7299

Jago – Rams terlihat menakjubkan di pertahanannya. Florian di Forward dan Wesley di backs berhasil membawa standar yang tinggi dalam bertahan sehingga serangan Banteng dapat selalu digagalkan oleh mereka. Suatu ketika bola sempat kita chip ke garis try line Jago Rams namun oscar, marco dan fendy yang mengejar bola berhasil dikalahkan sepersekian detik oleh pemain Jago Rams.

bantengvsjagorams

Banteng kembali membuat beberapa kesalahan sehingga Jago Rams berhasil memanfaatkannya dan pada peluit akhir dibunyikan, skor akhir 17 – 0 untuk kemenangan Jago Rams. Salute ke Jago Rams. Pertandingan ini menjadi pelajaran buat kita bagaimana Jago Rams mengelola pertahanan mereka dan tanggungjawab masing-masing pemain bagus sekali.

IMG_7348

Banteng merasakan pengalaman pahit dalam game XV pertama tahun 2013 ini. Tapi ada beberapa highlight yang harus kita ingat pada game ini:

  • Kombinasi pemain pada game ini sangat mengagumkan. Kita punya Justin yang masih 16 tahun di locks dan Matt yang umurnya dua kali lipat (lebih) di forward pack. Aulia dan Yucil juga bermain bagus di backs.
  • Kevin ‘Lemos’ Romario dan Adrian memimpin banteng muda yang terbukti punya potensi untuk menjadi monster-monster banteng di forward packs. Sementara Fadjar kribo terlihat punya potensi sebagai jumper banteng berikutnya.
  • Scrum banteng terlihat semakin bagus seiring dengan pengalaman kita. Sampai akhir game ini, kita terus meningkatkan kemampuan scrum kita dan kekompakan dalam scrum.

Masih banyak juga pelajaran lain dari game ini, termasuk ketika Romario harus terkena kartu kuning karena high tackle dan banteng harus bermain dengan 14 pemain.

Kita yakin pelajaran ini akan menjadi pengalaman yang berharga untuk banteng. Kita selalu bisa belajar dari pertandingan apapun, terutama dari kekalahan. Maju terus dan tetap semangat Jakarta Banteng!